News

Mantan Aktor Pimpin Partai Pembuka Piala Dunia 2018

Rabu, 13 Juni 2018
Nestor Pitana. Foto: fifa

jpnn.com, MOSCOW - Wasit Argentina, Nestor Pitana dipercaya sebagai pemimpin laga pembuka Piala Dunia 2018, antara Rusia vs Arab Saudi di Stadion Luzhniki, Moscow, Kamis (14/6) malam WIB.

Pria berusia 42 tahun yang pernah menjadi aktor itu akan dibantu dua rekan senegaranya, Juan Pablo Bellati dan Hernan Maidana yang akan bertugas sebagai asisten wasit. Sementara Sandro Ricci dari Brasil menjadi wasit keempat.

FIFA juga menunjuk petugas untuk mengawasi Video Assistant Referee (VAR). Mereka adalah Massimiliano Irrati dari Italia (VAR), Mauro Vigliano dari Argentina (AVAR 1), Carlos Astroza dari Cile (AVAR2), dan Daniele Orsato dari Italia (AVAR3).

Nestor Pitana memulai kariernya sebagai wasit sejak 2007 silam. Pada saat itu ia bertugas di kompetisi lokal Argentina. Dia memimpin laga internasional pertamanya pada 2010. Kemudian nama Pitara terus berkibar hingga menjadi salah satu wasit terbaik dari Amerika Selatan.

Ketegasannya membuat Pitana terpilih sebagai salah satu wasit yang memimpin pertandingan Piala Dunia 2014 Brasil. Ia memimpin empat laga pada saat itu. Termasuk partai perempat final antara Jerman dan Prancis.

Setelah Piala Dunia 2014, Pitana ditunjuk untuk memimpin pertandingan sepak bola pada ajang Olimpiade 2016, serta Piala Konfederasi 2017.

Nestor Pitana menjadi wasit Argentina kedua yang berpartisipasi pada dua Piala Dunia. Sebelumnya terdapat nama Norberto Coerezza yang memimpin laga-laga pada Piala Dunia 1970 dan 1978. (saf/jpc/jpnn)

Berita Terkait

Pemain Iran menunggu kepastian dari wasit memutuskan gol yang mereka cetak ke gawang Spanyol. Foto: Reuters

Gol ke Gawang Spanyol Dianulir, Staf Pelatih Iran Masuk RS

Tiga pemain Iberia, (kiri ke kanan) Sergio Busquets (Spanyol), Adrien Silva (Portugal) dan Bruno Fernandes (Portugal) mendapat kartu kuning di Piala Dunia 2018. Foto: marca

Lantaran Kartu Kuning, Spanyol Pimpin Grup B, Bukan Portugal

Skuat Spanyol menang tipis 1-0 atas Iran di matchday 2 Grup B Piala Dunia 2018. Foto: EFE

Kok Bisa ya 3 Pertandingan dalam Satu Hari Berakhir 1-0?